Smart Garden Indonesia

Pemilihan tanaman pada taman vertikal (Vertical Garden) metode Perancis di Jakarta

SmartGarden Indonesia – Vertical garden merupakan konsep taman yang dibangun secara vertikal, karena Itulah mengapa vertical garden disebut dengan konsep taman di dinding. Alam dapat memandu pemilihan tanaman dalam pembuatan vertical garden. Memilih tanaman yang tepat berarti mencocokkan tumbuh tanaman dengan kondisi lingkungan. Dari perspektif ini, alam adalah referensi baik dalam pemilihan tanaman, desain dan mengoptimalkan teknik tumbuh.

Di alam terbuka, tebing dengan tanah yang tipis, drainase yang baik dan permukaan padat untuk akar untuk menempel menjadi contoh pertumbuhan vertikal. Vertical garden mereplikasi kondisi pertumbuhan ini. Seperti wajah tebing yang lembab, yang terasa menempel pada papan penyangga yang kaku membentuk permukaan tumbuh yang baik, padat, dan praktis tanpa batas. Kondisi ini memungkinkan pertumbuhan akar terus-menerus, tidak seperti pot yang membatasi pertumbuhan tanaman, menghambatnya untuk mencapai potensi penuhnya. Tanaman yang tumbuh besar dapat dengan bebas berserakan di sepanjang permukaan sementara akar jangkar menempelkan tanaman dengan aman saat tumbuh lebih besar dan lebih berat selama bertahun-tahun.

Pemilihan tanaman

Dengan mempertimbangkan habitat vertikal, mari kita lihat beberapa contoh tanaman yang menarik dan berguna untuk taman vertikal dalam ruangan. Lingkungan dalam ruangan biasanya memiliki tingkat cahaya rendah dan suhu sekitar 20 C, yang di alam akan sesuai dengan lingkungan tropis yang gelap, misalnya di bawah kanopi hutan.  Menggunakan berbagain macan jenis tanaman bukanlah tujuan tersendiri, tetapi ada manfaat keragaman. Serangga hama biasanya menyerang satu atau beberapa spesies dalam satu waktu, jadi diharapkan keragaman tanaman menjadi tanaman lebih bertahan.

Hedychium adalah genus dengan beberapa spesies yang cocok untuk kondisi di dalam ruangan. Cabang dapat menjangkau 1-2 m dari dinding dan menghasilkan bunga besar setiap tahun. Aroids (Araceae) adalah keluarga tanaman dengan banyak epifit (tumbuh di tanaman lain) dan spesies semi-epiphytic memiliki dedaunan yang spektakuler, sangat cocok sebagai tanaman aksen penangkapan mata. Genera aroid umum adalah Anthurium, Philodendron, Alocasia, Aglaonema, Monstera, Epipremnum, Scindapsus dan Syngonium. Philodendron giganteum adalah nama yang menyiratkan sebuah aroid yang tumbuh besar. Philodendron gloriosum adalah tanaman aksen lain yang fitur utamanya adalah daun gelap, beludru, dengan vena putih yang menonjolkan bentuknya.

Elemen desain

Terlepas dari keseluruhan tujuan estetika ada banyak karakteristik dari tanaman yang harus dipertimbangkan dalam tata tanam, serta perubahan kondisi pertumbuhan di dalam area dinding.

Ada beberapa pertimbangan dalam desain dan pemilihan tanaman :

  • Tingkat cahaya – biasanya ada lebih banyak cahaya di bagian atas dan tengah permukaan dibandingan dibagian bawah.
  • Tingkat kelembaban – saat air bergerak turun ada lebih banyak uap air di bagian bawah permukaan.
  • Perawatan – Tanaman harus ditempatkan dan dikombinasikan dengan cara tertentu agar tanaman dapat tumbuh alami tanpa tuntutan pemeliharaan yang tidak perlu.
  • Tanaman ditanam sebagai aksen atau kelompok tanaman – beberapa tanaman bagus ditanam dalam kelompok untuk menciptakan penutup hijau, sementara yang lain memiliki fitur menarik yang menjadi kurang menonjol ketika ditanam dalam kelompok.

Karakteristik tanaman:

  • Kebiasaan pertumbuhan – kebiasaan pertumbuhan tanaman – mengalir, memanjat, merayap, dll. – membentuk dinamika taman.
  • Ukuran – Sebuah tanaman besar dapat menciptakan bayangan gelap di bawahnya sendiri di mana tanaman lain hampir tidak berkembang.
  • Kepadatan daun – pertumbuhan daun yang kurang padat memungkinkan cahaya menembus sehingga memungkinkan kombinasi dengan tanaman lain.
  • Warna daun – selain warna hijau, warna yang kontras dapat secara efektif memunculkan dan mengintensifkan corak desain.
  • Bentuk dan tekstur daun – Linear atau bulat, mengkilap, berbulu, beludru, keriput, lilin.
  • Berbunga – tanaman yang cocok untuk di dalam ruangan cenderung berbunga sederhana, tetapi ada beberapa pengecualian yang dapat menjadi titik fokus.
  • Bau – tanaman tropis jarang berbau seperti aromatik Mediterania, tetapi ada beberapa pengecualian yang memiliki bau yang menarik ketika disentuh.

Manfaat utama menggunakan tanaman hidup dalam konteks urban dalam pembangunan vertical garden adalah berkaitan dengan alam sekitar. Taman vertikal memungkinkan penanaman yang padat bahkan di ruang yang terbatas dan menjadi sepotong alam yang hidup di lingkungan terbatas.

Apabila Anda tertarik memiliki vertical garden di rumah atau kantor silakan menghubungi Smart Garden Indonesia di nomer 021- 294 03496 atau email : smartgardenindonesia@gmail.com

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *